Perkuat Identitas dan Warisan Daerah, Plt. Kadisporapar Lhokseumawe Hadiri Rembuk Kebudayaan APEKSI 2026 di Singkawang

SINGKAWANG – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Lhokseumawe, Romi, S.Kom, menghadiri Forum Sektor Kebudayaan dalam agenda nasional Rembuk Kebudayaan Kota Kita yang dipusatkan di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Kamis (15/10/2026).

Pertemuan strategis yang diinisiasi oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Singkawang ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 15 hingga 17 Oktober 2026. Ajang ini menjadi ruang konsolidasi penting bagi para pemimpin daerah, kepala perangkat daerah, akademisi, dan pegiat seni dari berbagai kota di Indonesia.

Mengusung tema utama "Mengenal dan Mempromosikan Warisan Kota: Menolak Lupa, Menolak Runtuh, Menolak Punah", forum ini berfokus pada penguatan komitmen pelestarian warisan budaya lokal sekaligus menjadikannya sebagai kekuatan city branding dan daya saing daerah di kancah nasional.

Saat dikonfirmasi, Plt. Kadisporapar Lhokseumawe Romi, S.Kom, menyampaikan bahwa kehadiran perwakilan dari Kota Lhokseumawe dalam forum ini sangat krusial. Selain untuk menyumbang gagasan dalam merumuskan arah pemajuan kebudayaan perkotaan, ajang ini juga dimanfaatkan untuk mempromosikan kekayaan tradisi dan potensi pariwisata berkarakter yang dimiliki oleh Kota Lhokseumawe.

"Keikutsertaan Lhokseumawe dalam Forum Sektor Kebudayaan ini adalah komitmen nyata kita untuk menjaga identitas bangsa di tingkat lokal. Kami berharap hasil rembuk ini melahirkan sinergi dan kolaborasi antarpemerintah kota yang lebih kuat, sehingga kebudayaan lokal kita tidak hanya lestari, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi kreatif daerah," ujar Romi.

Rangkaian acara Rembuk Kebudayaan APEKSI 2026 ini diisi dengan berbagai agenda penting, mulai dari jamuan makan malam penyambutan delegasi, forum diskusi kebudayaan, city tour sejarah, hingga Pekan Kebudayaan Daerah dan Karnaval Budaya Merah Putih yang bertepatan dengan Hari Kebudayaan Nasional.

Sebagai tuan rumah, Pemkot Singkawang—yang dikenal sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia—menjadikan ajang ini sebagai etalase harmoni kearifan lokal, sekaligus momentum mempererat jejaring kerja sama antarkota di bidang kebudayaan dan pariwisata yang berkelanjutan.

 

 

Penanggungjawab : Romi, S.Kom (Plt. Kadisporapar Kota Lhokseumawe)

Sekretaris Disporapar Kota Lhokseumawe 

PIC/Admin : M. Rocky Fajar