LHOKSEUMAWE (RA)- Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, B.Sc., M.T., di Jakarta, Senin (15/6). Pertemuan tersebut membahas sejumlah program dan kegiatan ekonomi kreatif yang direncanakan akan dilaksanakan di Kota Lhokseumawe sepanjang tahun 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna mempercepat pengembangan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif di Lhokseumawe. Fokus pembahasan meliputi pengembangan subsektor ekonomi kreatif unggulan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pelaku usaha kreatif, serta penguatan ruang-ruang kreatif yang mampu melahirkan inovasi dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Wali Kota Sayuti Abubakar menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta memperkuat daya saing daerah di tengah dinamika ekonomi nasional.
"Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan. Dukungan dari Kementerian Ekonomi Kreatif menjadi modal penting untuk mempercepat lahirnya berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyambut baik berbagai inisiatif yang disampaikan Pemerintah Kota Lhokseumawe. Ia menilai daerah memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya, inovasi, dan kewirausahaan yang mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap berbagai program yang dirancang dapat meningkatkan produktivitas pelaku ekonomi kreatif, memperluas peluang usaha, serta memperkuat posisi Lhokseumawe sebagai salah satu pusat pengembangan ekonomi kreatif yang kompetitif di Aceh.
Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna mewujudkan ekonomi kreatif sebagai sektor unggulan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Rakyat Aceh)
Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., melakukan pertemuan strategis dengan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, B.Sc., M.T., di Jakarta, Senin (15/6).
Sumber : Harian Rakyat Aceh
